Pelanggaran Etika Profesi TI yang Masih Bisa Ditoleransi

Suatu pelanggaran etika & profesionalisme TI mempunyai tingkatan aturan dan pelanggaran layaknya etika & norma yang ada di lingkungan masyarakat. Ya contohnya hmmm… tidak bersalaman kepada orang tua ketika pergi dan pulang ke rumah, atau melawan perintah orang tua. Kedua hal tersebut merupakan contoh pelanggaran etika & norma seorang anak terhadap orang tua, namun tingkatannya berbeda, tidak bersalaman mungkin sebuah pelanggaran yang masih bisa ditoleransi atau cukup hanya diberi nasihat, sedangkan melawan perintah orang tua merupakan pelanggaran yang semestinya diberikan hukuman agar tidak menjadi terbiasa melawan orang tua.

Nah, layaknya contoh di atas, dalam profesi TI pun terdapat etika yang bersifat dapat ditoleransi dan pelanggaran yang semestinya mendapat sanksi, baik itu pelanggaran ringan ataupun berat.

Saat ini pelanggaran etika bagi profesi TI cukup sering namun tidak ketahuan oleh organisasi atau perusahaan karena kurangnya pengetahuan atau ketidaktahuan anggota organisasi, ada pelanggaran besar yang mungkin bisa kena pasal pidana dan ada juga pelanggaran yang mungkin masih bisa ditoleransi oleh organisasi bila ketahuan. Mungkin contoh2 pelanggaran yang bisa gw lihat di lingkungan sekitar gw seperti berikut:

  • Meng-copy (membajak) software perusahaan bagi untuk keperluan pribadi ataupun orang lain (keluarga, teman, dll). Ini merupakan salah satu pelanggaran paling biasa yang ada di sekitar kita, dan mungkin itu sudah menjadi kebiasaan dan dapat dimaklumi bagi perusahaan atau masyarakat lain dikarenakan harga sebuah software berlisensi itu tidak murah.
  • Mengerjakan tugas kantor yang penting ataupun rahasia diantara orang2 rumah; sodara, anak, istri, dll. Hal ini juga merupakan hal biasa karena mungkin malah aneh bila kita curiga atau berburuk sangka pada keluarga kita.
  • Memberitahukan software2 yang diganakan perusahaan atau sekedar berbagi (sharing) lingkungan pekerjaan di dalam perusahaan. Mungkin ini tidak terlihat sebuah pelanggaran, namun alat2 ataupun sumber daya perusahaan itu merupakan rahasia perusahaan.
  • Bermain games atau mengerjakan hal lain saat waktu kerja. Mungkin pelanggaran ini biasa dilakukan oleh profesi atau bagian manapun.
  • Menggunakan sumber daya perusahaan (peralatan kerja) untuk keperluan pribadi atau diluar pekerjaannya. Contohnya; menggunakan komputer untuk menyimpan data2 atau file2 yang tidak berhubungan dengan pekerjaannya seperti foto2 porno atau video2 porno.
  • Menggunakan fasilitas yang diberikan perusahaan untuk keperluan pribadi atau diluar pekerjaannya (menyalahgunakan fasilitas). Contohnya:
  1. Menggunakan internet untuk online facebook, website2 porno, atau download file yang tidak berhubungan dengan pekerjaan.
  2. Hardware dibawa pulang dan digunakan diluar lingkungan dan keperluan perusahaan.
  3. Laptop perusahaan dibawa pulang atau ditaruh dirumah untuk digunakan pribadi ataupun orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: